OUTPUT DEVICES COMPUTER

Posted: Januari 31, 2009 in Uncategorized

Berdasarkan jenis media output:

  • visual, tampilan, screen, display. Ada 2 komponen: monitor dan display adapter
  • cetakan, printer, plotter
  • suara, audio
  • proses untuk alat lain

1. Monitor (screen / display)

Jenis monitor:

  • cathode ray tube (CRT)
  • Flat Panel display:
    • LCD: Liquid crystal diode / display : biasa digunakan untuk laptop
    • EL : Electro Luminescent
    • Gas Plasma
    • –> LED : Light Emitting Diodes, untuk tampilan besar, illuminate traffic light

Mempertimbangkan:

  • Display technology – Currently, the choices are mainly between CRT and LCD technologies.
  • Cable technology – VGA and DVI are the two most common.
  • Viewable area (usually measured diagonally) : 14″, 15″, .. 21″
  • Aspect ratio and orientation (landscape or portrait) : standard 3 banding 4 (3:4), widescreen
  • Maximum resolution
  • Dot pitch
  • Refresh rate
  • Color depth
  • Amount of power consumption : daya yang diperlukan. Hemat energi = energy star compliant

2. Monitor CRT

Cara kerja: ..

Jenis: Monochrome, Color

Istilah-istilah: pixel, electron gun, shadow mask, interlace / noninterlace, refresh rate (scan rate) : 60 kali per detik, dot pitch 0.28 mm

Resolusi: jumlah pixel yang ditampilkan sebuah monitor. contoh: resolusi 640×480

3. Display adapter / video controller

Display adapter yang banyak dipergunakan:

  • HGC : Hercules Graphics Card, 4 color
  • CGA: Color Graphic Adapter. 8 colors
  • EGA : Enhanced Graphics Adapter, 16 colors.
  • VGA :Video Graphics Array, resolusi: 640×480 atau 320×200.
    De facto sebagai standard untuk PC : setiap jenis VGA dan turunannya (SuperVGA, XGA, UXGA) yang lebih canggih harus dapat tampil pada VGA-mode
  • SVGA: Super VGA. Manufactur menambah warna (16 juta) dan resolusi (1280×1024, 1600×1200).
    • UXGA: Ultra Extended Graphics Array
  • XGA : eXtended Graphic Adapter, resolusi: 640×480, 1024×768

Warna-warna yang dapat ditampilkan:

  • 4 bit = 16 warna
  • 8 bit = 256 warna
  • 16 bit = 65.536 warna (high color)
  • 24 bit atau lebih: 16,7juta warna atau lebih (true color)

Kapasitas memori controller: mengurangi beban kerja processor

4. Monitor LCD

Liquid = cair; crystal.
Mengatur kristal (cell, pixel) agar mempolarisasikan cahaya.
Idenya: setiap cell berlaku seperti prisma yang membiaskan cahaya matahari (putih) menjadi warna tertentu.

Bahan (jenis) crystal yang digunakan:

  • Pasive matrix: dual scan LCD, indium-tin oxide
  • Active matrix: thin film transistor (TFT)

Kekurangan LCD (dibanding CRT): respon lambat, dan kesulitan mengatur tegangan setiap pixel.

5. Printer

Aspek:

  • Ukuran kehalusan cetak (resolusi): dpi (dot per inch)
  • Ukuran kecepatan : cps (character per second), ppm (page per minutes), lpm (line per minute)

Istilah: hardcopy, printout, print head. Jenis-jenis Printer :

  • Impact printer : benturan
    • dot matrix printer
    • daisy wheel printer
    • line printer
      • wheel, drum, chain, band printer
  • non-impact printer
    • inkjet, bublejet : use a series of nozzles to spray drops of ink directly on the paper.
      • photo printer, IRIS printer
      • kualitas tinta dan kertas supaya setiap dot dapat diserap oleh kertas dengan baik dan tidak melebar (blobor?).
    • laser printer : use dry ink (toner), static electricity, and heat to place and bond the ink onto the paper
    • –> Solid ink printers contain sticks of wax-like ink that are melted and applied to the paper. The ink then hardens in place.
    • thermal printer
      • direct thermal, thermal wax transfer, thermal dye transfer

6. Sound output

  • speaker: internal PC, external
  • sound card
  • standard: Soundblaster, microsoft

7. Video Output

  • Multimedia projector
  • LCD Projector
  • Digital Light Projector

8. Output device lainnya:

  • Plotter
    • flatbed plotter
    • drum plotter
  • COM=computer output microfilm
    • microfilm
    • microfiche
  • voice output
    • proses: speech synthesis
    • alat: voice synthesizer, voice output device, audio response unit
    • metode
      • synthesis by analysis
      • synthesis by rule

Monitor

1981: Color Graphics Adapter (CGA); 320×200 pixel, 4 colors
1984: Enhanced Graphics Adapter (EGA)

Perhatikan connector pada monitor dan Video controller harus sesuai:

  • VGA Connector : output Video controller berupa sinyal analog
  • Digital Video Interface (DVI) : output Video controller digital

CRT

High-energy beam of electron,
tiny dots (pixel),
3 warna dasar: RGB = Red Green Blue

When purchasing a display, you have a number of decisions to make. These decisions affect how well your display will perform for you, how much it will cost and how much information you will be able to view with it. Your decisions include:

  • Display technology – Currently, the choices are mainly between CRT and LCD technologies.
  • Cable technology – VGA and DVI are the two most common.
  • Viewable area (usually measured diagonally)
  • Aspect ratio and orientation (landscape or portrait)
  • Maximum resolution
  • Dot pitch
  • Refresh rate
  • Color depth
  • Amount of power consumption

Gas Plasma Monitor

LCD: Polarisasi cahaya.

LCD sederhana pada kalkulator. Beberapa liquid crystal meneruskan cahaya (menghasilkan cahaya / menyala) dan beberapa yang lain menutup (gelap). Status membuka atau menutup setiap liquid crystal diatur melalui elektrode-elektrode kecil yang terhubung.

The LCD needed to do this job is very basic. It has a mirror (A) in back, which makes it reflective. Then, we add a piece of glass (B) with a polarizing film on the bottom side, and a common electrode plane (C) made of indium-tin oxide on top. A common electrode plane covers the entire area of the LCD. Above that is the layer of liquid crystal substance (D). Next comes another piece of glass (E) with an electrode in the shape of the rectangle on the bottom and, on top, another polarizing film (F), at a right angle to the first one.

Polarisasi, membelokan cahaya dengan warna tertentu. Pada posisi tertentu meneruskan warna kuning, posisi lain warna merah. Juga warna-warna lain di antara kuning-merah (gabungan) Inkjet Printer

Epson Inkjet printer: klik pada lampu merah untuk melihat animasi.

Bublejet Printer

Canon dan Hewlet Packard : thermal bublejet printer: klik pada lampu merah untuk melihat animasi. Heater memanaskan udara, menghasilkan gelembung yang mendorong tinta di bawahnya untuk keluar dari ujung laser.

Laser Printer

Drum yang digunakan terbuat dari material yang photoconductive, peka terhadap sinar photons. Mengikat bubuk tinta (toner) dan kemudian tinta tersebut direkatkan ke atas kertas.

Output Device

Output device bisa diartikan sebagai peralatan yang berfungsi untuk mengeluarkan hasil pemrosesan ataupun pengolahan data yang berasal dari CPU kedalam suatu media yang dapat dibaca oleh manusia ataupun dapat digunakan untuk penyimpanan data hasil proses. Jenis dan media dari output device yang dimiliki oleh komputer cukup banyak.



Media yang pertama adalah Visual Display, output yang ada akan disajikan melalui suatu alat yang bentuknya mirip dengan televisi. Pada saat ini, visual display sudah merupakan satu kesatuan dari sebuah komputer



Media kedua yang bisa digunakan sebagai output device adalah berupa kertas. Output yang dihasilkan akan berbentuk cetakan huruf ataupun pelbagai gambar.



Media magnetic merupakan media ketiga yang bisa digunakan untuk menampung output komputer. Output yang ada akan disajikan dalam bentuk guratan-guratan magnetic yang bisa digunakan untuk menyimpan secara langsung hasil pemrosesan. Media ini telah dibahas pada bab sebelumnya, yaitu media penyimpan data.



Speaker merupakan media output yang berikut bagi komputer. Rekaman suara merupakan jenis output device yang dihasilkan oleh komputer generasi mutakhir dengan menggunakan pelbagai peralatan audio message. Media ini tidak dibahas dalam bab ini.



a. Monitor/Display
Monitor merupakan salah satu jenis output device yang sangat populer dalam sistem komputer. Secara phisik, monitor mempunyai bentuk seperti halnya layar televisi dan fungsinya untuk menampilkan data dan informasi yang berguna bagi para pemakai komputer. Disamping itu, monitor juga berfungsi untuk melihat apakah data ataupun program yang akan dimasukkan kedalam komputer sudah dalam keadaan benar atau belum.



Pada umumnya, monitor yang pada saat ini menggunakan tabung sinar katoda atau cathode ray tube (CRT). Dengan teknik scan-nya (raster scan technique) bisa dihasilkan gambar pada layar monitor. Sinar elektron yang dihasilkan akan bergerak secara cepat dan lurus serta bolak balik dari atas kebawah melintasi bagian belakang monitor yang dilapisi pospor. Pospor ini akan bersinar apabila ditembus sinar elektrone tersebut hidup atau mati, sehingga gambar-gambar dapat dibentuk pada layar monitor.



Begitu banyak dan cepatnya sinar ataupun spot yang terbentuk dari hasil penembusan sinar elektrone yang diikuti oleh pembakaran phospor, maka yang nampak dipermukaan seperti halnya pola huruf Z yang bergerak-gerak. Pola seperti ini disebut sebagai “raster pattern”



Pada monitor jenis monochrome ataupun composite, hanya terdapat satu sinar elektrone yang menembus phospor, sehingga pada monitor jenis ini hanya bisa menampilkan satu warna saja, yaitu hitam putih atau hijau hitam. Sedangkan untuk monitor berwarna, terdapat tiga titik yang bisa menghasilkan warna merah, biru dan hijau jika ditembus oleh sinar elektrone. Koordinasi yang dikendalikan oleh komputer dalam menembus titik inilah yang menghasilkan gambar berwarna pada monitor.



Monitor berwarna jenis CGA (Color Graphic Adapter) mampu menampilkan 16 warna dengan resolusi 640X200. Untuk jenis EGA (Enhanced Graphic Adapter), dalam menampilkan warna/ resolusi mempunyai kemampuan yang lebih tinggi jika dibanding CGA. Sedangkan jenis VGA ataupun Super VGA (Video Graphic Array) memiliki kemampuan untuk menampilkan 16 warna pada modus text dan 256 warna pada modus grafik.



Salah satu kecenderungan yang berkembang di-industri monitor adalah penggunaan layar datar (flat-screen) baik untuk monitor berbasis CRT (Cathode Ray Tube) ataupun yang berbasis LCD (Liquid Cristal Display). Dibanding monitor CRT, tampilan LCD menjadi lebih nyaman, tidak ada distorsi dan gambar menjadi lebih jelas



LCD juga menggunakan tiga jenis layar fosfor dan sebuah lapisan celah yang berbeda. Lapisan celah yang ditempatkan didepan layar fosfor ini ada tiga jenis, yaitu dot mask, grille mask dan slit mask. Dot flat dibuat dari lembaran khusus, inver-steel dan dibentuk melengkung seperti layar bagian dalam. Lobang-lobang yang dilalui electron pada dot-mask berbentuk titik-titik bulat dimana dot-pitch dihitung dari jarak antar titik.



Grill mask terdiri dari kabel vertical tipis yang ditegangkan. Ciri dari lapisan celah tipe ini adalah adanya dua kabel yang ditempatkan secara horinzontal. Tujuannya untuk menjaga kabel vertical agar tidak bergelombang akibat vibrasi yang dapat membuat gambar terdistrosi.



Keuntungan dari grille mask adalah tampilan kontras focus yang lebih baik. Karena adanya fosfor yang bercahaya, energi yang dibutuhkan untuk menghasilkan efek terang lebih sedikit. Akibatnya setiap pixel fosfor teradiasi lebih sedikit sehingga tampilan kontrasnya menjadi lebih baik. Perpaduan antara kerja dot mask dan grille mask adalah slit mask



b. Printer
Printer merupakan media output dari komputer yang bisa menghasilkan tulisan, gambar ataupun grafik didalam media kertas. Banyak sekali jenis printer yang bisa dijumpai, baik ditinjau dari segi ukuran, kecepatan, harga, kualitas ataupun teknik peng-operasiannya.



b1. Daisy Wheel Printer
Printer jenis ini menggunakan kumpulan huruf yang tersusun dalam sebuah piringan. Oleh pemakai, piringan ini bisa diganti-ganti sesuai dengan jenis huruf yang diinginkan. Cara bekerjanya relatip sangat lambat serta tidak lebih cepat dari mesin ketik listrik. Walaupun begitu, kualitas huruf yang ditampilkan sangatlah bagus. Kelemahan lainnya adalah, printer jenis ini tidak bisa digunakan untuk mencetak gambar ataupun grafik.



Pada saat mencetak, mekanisme dari printer akan memutar piringan sehingga posisi huruf yang dibutuhkan bisa tepat pada tempat yang dibutuhkan. Pada posisi seperti itu, hammer (palu/pemukul) akan menekan huruf yang bersangkutan sehingga menyentuh pita (karbon) dan kemudian diteruskan diatas kertas yang berada dibalik karbon/pita. Terjadilah pencetakan huruf demi huruf.



Dikarenakan cara mencetak printer jenis ini berdasar huruf demi huruf, maka printer ini juga dikenal sebagai character-printer. Kecepatan cetaknya relatif lambat, yaitu berkisar 40 hing100 character per-second



b2. Dot Matrix-Printer
Head dari printer jenis ini, terdiri atas 7 atau 9 ataupun 24 jarum yang tersusun secara vertical dan membentuk sebuah kolom. Pada saat bekerja, jarum yang ada akan membentuk character images melalui gesekan-gesekan jarum pada karbon dan kertas. Printer jenis ini juga merupakan character printer. Kecepatannya sangat bervariasi, tapi untuk Epson LX-80, adalah 80 caharacter per second.



Pada saat head-printer bergerak dari kiri kekanan sambil menyentuh kertas, maka huruf yang sudah terpola dalam suatu susunan jarum akan segera muncul. Pola huruf ini kemudian diterima oleh pita karbon yang dibaliknya terdapat kertas, dan terjadilah pencetakan huruf demi huruf.



Setiap character yang terbentuk akan menimbulkan suatu pola unique yang terdiri dari pelbagai titik didalam dimensi sebuah matrix. Jenis printer dot-matrix sangatlah bervariasi, ada yang berjenis color dan ada pula yang non-color. Untuk printer color, digunakan pita (karbon/ribon) khusus yang mempunyai 4 warna, yaitu hitam, biru, merah dan kuning.



b3. Ink-Jet Printer
Printer jenis ini menggunakan sistem yang berbeda dibanding dengan printer sebelumnya. Proses pencetakkannya menggunakan semprotan tinta (dimana proses penyemprotannya diatur oleh komputer) kemedia cetak guna menghasilkan character ataupun gambar yang sesuai. Karena menggunakan teknik semprot, maka printer jenis ini sama sekali tidak menimbulkan suara/brisik seperti halnya printer-printer sebelumnya.



Karena menggunakan resolusi cetak yang tinggi (minimal 300 dpi/dot per-inchie), maka hasil cetakkan printer jenis ini biasanya lebih bagus apabila dibanding dengan jenis printer sebelumnya, pada khususnya dalam menghasilkan gambar ataupun grafik. Kelemahan printer jenis ini diantaranya adalah, tidak bisa mencetak secara rangkap pada saat bersamaan. (Untuk jenis printer sebelumnya, bisa menggunakan karbon, sehingga beberapa lembar kertas bisa dicetak secara bersama-sama). Printer ini juga memiliki jenis yang berwarna ataupun tidak.



b4. Laser Jet Printer
Printer jenis ini memakai sistem yang hampir sama dengan sistem yang dipakai oleh mesin foto-copy, sehingga hasil cetakkannya jauh lebih rapi jika dibanding dengan printer-printer sebelumnya. Proses pencetakkannya dilakukan dengan mem-fokuskan gambar yang akan dicetak titik pertitik yang dilakukan oleh semi conductor laser.



Pada mesin foto-copy, pemfokusan gambar dilakukan oleh silinder yang berputar. Karena output yang dihasilkan sangat memuaskan, maka printer jenis laser jet sangat cocok digunakan oleh pelbagai percetakan. Selain itu, pilihan huruf yang dimiliki juga sangat beragam, demikian pula style ataupun bentuk dari huruf yang bersangkutan



b5. Plotter
Plotter merupakan jenis printer yang dirancang secara khusus guna menghasilkan output komputer yang berupa gambar ataupun grafik. Dengan menghubungkan plotter pada sistem komputer, maka pelbagai bentuk gambar akan dapat disajikan secara prima. Landscape-arsitektur banyak menggunakan plotter guna menghasilkan gambar landscape, potongan pohon, ataupun untuk membantu memvisualisasikan efek dari segala kegiatan yang ada.



Head dari plotter terdiri dari beberapa buah pena berwarna yang secara terus-menerus akan bergerak keatas kertas gambar guna menghasilkan gambar yang sebelumnya telah dirancang pada sistem komputer. Secara umum, bagian yang ada didalam plotter terbagi menjadi dua, yaitu drum-plotter dan table-top-plotters (flatbad). Flatbad plotter yang dilengkapi dengan pena ataupun gantungan pena yang selalu bergerak menyelusuri permukaan kertas guna menghasilkan gambar



Inkjet Plotters merupakan plotter jenis lain yang bisa menghasilkan pelbagai image dengan menggunakan semprotan tinta dari pelbagai warna yang mana warna ini kemudian akan menempel pada kertas yang tergulung pada sebuah drum. Komputer yang dihubungkan dengan inkjet plotter ini, akan mengontrol pergerakan drum serta semprotan dari tinta yang bersangkutan. Inkjet plotter dapat menghasilkan pelbagai kombinasi warna gambar secara cepat, tenang dan tepat.



b6. Line-Printer
Line printer merupakan printer yang mempunyai kemampuan untuk mencetak satu baris (line) kata-kata dalam satu saat. Dengan demikian, kecepatan cetak dari line printer ini menjadi tinggi sekali apabila dibanding dengan character printer. Line printer biasanya dihubungkan dengan mini ataupun mainframe komputer.



Huruf-huruf yang ada tersusun dalam sebuah drum-huruf yang mempunyai panjang selebar kertas printer. Huruf-huruf pada drum printer ini akan berputar secara cepat, untuk kemudian menempatkan huruf pada posisinya, dan kemudian huruf-huruf tersebut akan menekan kertas sehingga menimbulkan bekas pada kertas untuk satu baris pada saat yang bersamaan.



secara umum, kualitas huruf yang dihasilkan oleh line printer tidaklah begitu istimewa seandainya dibanding dengan hasil dari sebuah mesin ketik. Line printer memang digunakan bukan untuk kualitas hurufnya, tetapi yang diperlukan adalah kecepatannya dalam hal mencetak huruf baris demi baris. Secara umum, line printer sanggup mencetak antara 300 hingga 6.000 line dalam satu menit (lpm) tergantung jenis dan merk printer.



b7. Printer Digital
Beberapa waktu yang lalu, keunggulan foto kamera digital hampir tenggelam oleh terbatasnya tempat yang menyediakan jasa cetak foto digital. Disamping itu, mutu dan kualitas gambar hasil cetak foto dari printer ink-jet, ternyata tidak maksimal.



Sekarang dapat kita jumpai model-model terbaru printer portable yang dapat mencetak foto digital secara cepat dan pengoperasiannya juga sederhana. Printer ini bisa mencetak gambar secara langsung dari kamera digital tanpa membutuhkan adanya sebuah PC. Walaupun demikian, printer jenis ini juga bisa dihubungkan dengan sebuah PC.



Pada sector video, Sony melengkapi produk video kameranya yang dapat terhubung langsung dengan sebuah printer mini. Demikian pula halnya dengan Holywood DV Bridge dari Dazzle. Output video dapat dikonversi langsung dalam bentuk digital. Proses ini berlaku juga untuk proses sebaliknya dari digital ke-analog. Yang perlu dilakukan hanyalah menghubungkan kedua piranti melalui Bridge secara langsung tanpa melalui PC.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s